Ikhlas amalan
paling susuh dan paling besar pahalanya, Sufyan As tsauri mengatakan: “tidaklah aku berupaya untuk menundukan
dalam diriku utnuk melekukan sesutau yang berat yaitu upaya ikhlas”
Ibnul qoyyim
dala Kitabnya Al – Fawaid: bahwa ikhlas tidak akan terkumpul dalam 2
sifat, yang mana bila 2 sifat ini tidak hilang dalam diri seorang hamba yaitu: (hubbus sana wal mada) Senang dipuji dan disanjung dan (al hirsu bima aidinnas) Ambisi atau cinta untuk mendapatkan
balasan dari manusia.
Cara untuk
menghilangkan cinta pujian dan sanjungan yaitu meyakini bahwa tidak ada satupun
pujiannya yang bermanfaat dan celaannya yang mendatangkan madhorot bagi kita
dan kesempurnaan hanyalah milik Allah, kemudian menghilangkan ambisi untuk
mendapatkan balasan dari manusia yaitu meyakini bahwa apapun yang ada ditangan
manusia sesungguhnya sesaat dan yang di tangan Allah lebih sempurna.
Cara
mendapatkan ikhlas, Mujahadah: orang
yang berjihad sesungguhnya adalah orang yang berjihad menundukkan hawa nafsunya
untuk ketaatan kepada Allah.
Manusia lahir
tidak langsung menjadi pintar, taqwa tetapi berproses, makanya, bermujahadah ke arah yang lebih baik
menjadi kewajiban setiap insan. Rasulullah bersabda dalam hadis Imam Bukhori yang
tertulis dalam kitab adabul mufrod:
“Sesungguhnya
ilmu didapatkan dengan belajar, sedang sifat lemah lembut didapati dengan
melatih berlemah lembut, barang siapa melatih dirinya melakukan kebaikan maka
ia akan mendapatkan kebaikan itu dan barang siapa untuk menghindarkan keburukan
maka ia akan terhindar dari keburukan tersebut”.
Faedah keikhlasan
-
Ikhlas sebab – sebab diampuni dosa, hadis Imam Bukhori dari Abu Hurairah seorang wanita pezina yang ikhlas menolong anjing (Imam Ibnul Qoyyim menyebutkan dalam
kitabnya, kenapa dengan amalan yang sepele ini wanita bisa dihapus dosanya itu
dikarena keikhlasan dalam hatinya untuk menolong anjing tersebut).
-
Menjaga seorang hamba dari keburukan, alaisa bikaffin abdah (bukankah Allah
menjaga hamba-hambanya. Maksudnya orang yang beribadah dengan sesungguhnya
dan yang beribadah dengan sesungguhnya ialah mereka yang ikhlas. Contoh nabi
yusuf as. Iblis berkata: keturunan bani adam akan kami sesatka, kecuali hamba
Engkau yang ikhlas.
-
Ikhlas, maka urusan sesorang hamba akan
dimudahkan oleh Allah, imam Malik ketika akan menulis Kitab Al – Muwatho, banyak yang menyarankan bahwa Kitab Al – Muwatho katsir, tetapi kenyataan Kitab Al – Muwatho
Imam malik yang terkenal.
-
Niat ikhlas akan memperbesar amalan seseorang
Amalan yang sepele maka bisa
akan bias besar Rubba amalain shogirin tua’dimmuhu niyah (Kadang amalan yang
kecil bias menjadi besar dikarenakan niat)